Situs Poker Terpercaya

Situs Poker – Cerita Para Pembunuh Belia – Sangat aneh jika seorang anak tersandung sebuah kasus pidana. Apalagi jika kasus tersebut menyangkut pembunuhan.

Karena itu, ketika mereka melakukan tindak tersebut, maka anak-anak itu menjadi pemberitaan dunia, dan membangkitkan kepedulian jauh setelah sidang mereka selesai.

Pembunuhan merupakan sebuah kejahatan ekstrem yang menimbulkan kesulitan bagi para penyidik untuk menentukan motif sebenarnya si pembunuh.

Situs Poker Terpercaya

berikut adalah anak yang menjadi pembunuh di usia mereka yang masih belia:

  1. Danny dan Ricky Preddie, 13 dan 12 Tahun (2000)
    Dua kakak-beradik ini menjadi pelaku utama pembunuhan Damilola Taylor yang masih berusia 10 tahun pada 27 November 2000.Saat itu, Preddie Bersaudara menyerang Taylor ketika dia tengah berjalan pulang dari Perpustakaan Peckham.

    Aksi keduanya membuat Taylor menderita luka tusukan di paha kirinya, dan tewas kehabisan darah 30 menit kemudian.

    Sebelum kejadian, Taylor sebenarnya sempat ditawari untuk pulang bersama John Boyega beserta adiknya, Grace.

    Boyega adalah aktor yang terkenal akan perannya sebagai Finn di film Star Wars: The Force Awakens.

    Namun, Taylor menolaknya dengan mengatakan dia bakal baik-baik saja untuk pulang sendiri.

    Kepolisian Metropolitan, berdasarkan keterangan ahli forensik, mengatakan kemungkinan besar Taylor dipukul sehingga dia jatuh dan mengenai pecahan botol.

    Dibutuhkan tiga kali persidangan untuk menetapkan keduanya bersalah, dan dijatuhi hukuman delapan tahun di penjara anak-anak.

    Ricky dibebaskan pada 2010. Sedangkan sang kakak menyusul setahun berselang (2011).

  2. Eric Smith, 12 Tahun (1993)
    Awalnya, Smith bersepeda di taman Steuben County, New York, ketika dia ditabrak bocah berusia empat tahun bernama Derrick Robie.Tidak terima, Smith lalu memancing bocah malang itu ke hutan, dan membunuh Robie dengan cara dicekik, dan dipukul menggunakan batu.

    Dia sempat didakwa telah melakukan pembunuhan tingkat dua. Namun, hakim menurunkannya menjadi pembunuhan remaja.

    Ancaman hukuman minimal sembilan tahun, dan maksimal seumur hidup berada di penjara.

    Sejak 2001, permohonan bebas bersyaratnya sudah ditolak sebanyak delapan kali. Permohonan selanjutnya bakal diserahkan tahun ini.

    Pada 2005, Smith mengaku dia menerima perlakuan kasar dari keluarganya. Kondisi itu diakuinya seperti terkena perundungan.

    Namun, psikolog pengadilan sempat memaparkan bahwa dia bisa disembuhkan, dan dikembalikan ke masyarakat.

  3. Lionel Tate, 12 Tahun (1999)
    Tate menjadi warga Amerika Serikat (AS) pertama yang dijatuhi hukuman penjara seumur tanpa ada kemungkinan bebas bersyarat.Saat itu, Tate diminta untuk menjaga seorang anak bernama Tiffany Eunick oleh ibunya, Kathleen Grossett-Tate.

    Kebetulan, Kathleen merupakan pengasuh bagi Eunick yang baru berusia enam tahun tersebut.

    Setelah 45 menit bermain bersama Eunick, Tate memberi tahu ibunya kalau Eunick tidak bernapas.

    Sebelumnya, Tate mengunci kepala bocah malang itu, dan dibanting dengan keras.

    Kasusnya menjadi kontroversial karena Tate dianggap masih sangat muda untuk memperoleh hukuman maksimum tersebut.

    Bahkan, jaksa yang menuntutnya sempat menawarkan bantuan untuk menghadapi proses banding, dan mengajukan permohonan.

    Pada akhirnya, hukumannya diturunkan menjadi satu tahun tahanan rumah, dan 10 tahun hukuman percobaan.

    Namun, dia kembali melakukan tindak kriminal, sehingga dijatuhi kurungan selama 10 tahun, dan bakal bebas di 2018 ini.

  4. Joshua Phillips, 14 Tahun (1998)
    Phillips tengah bermain dengan pemukul bisbol di rumahnya di Jacksonville, Florida, ketika secara tidak sengaja dia memukul Maddie Clifton tepat di mata.Panik, dan takut jika ayahnya sampai mengetahuinya, Phillips mencekik bocah delapan tahun itu menggunakan kabel telepon, dan menusuknya.

    Phillips kemudian menyembunyikan jenazah Clifton di dalam kasur air, hingga ibu Phillips menemukannya sepekan kemudian.

    Meski ditemukan dalam keadaan telanjang, dari hasil otopsi tidak ditemukan tanda kalau Clifton mengalami pemerkosaan.

    Di persidangan, Phillips mengaku terpaksa melakukannya. Sebab, dia takut bakal disiksa oleh sang ayah jika ketahuan membuat adiknya berdarah.

    Phillips berkata sangat trauma ketika ayahnya menghajarnya habis-habisan tatkala melihat Clifton terluka di dalam rumah.

    Pengadilan kemudian mendakwa Phillips melakukan pembunuhan tingkat satu, dan menjatuhkan vonis seumur hidup tanpa bebas bersyarat.

  5. Craig Price, 15 Tahun (1989)
    Sebelum berusia 16 tahun, Price merupakan pembunuh berantai di kawasan Rhode Island, pantai timur AS.Pembunuhan pertamanya terjadi di 1989 kala dia masih berusia 13 tahun. Dia menusuk perempuan 27 tahun bernama Rebecca Spencer.

    Saat itu, Price lolos dari jerat hukum hingga dia mengakui perbuatannya pada 1991. Dia membunuh tiga orang tetangganya karena tengah berada dalam pengaruh ganja.

    Korban adalah pria 39 tahun bernama Joan Heaton dan dua putrinya, Jennifer (10), dan Melissa (8). Semua korbannya tewas dengan cara ditusuk.

    Selama persidangan, Price tidak menunjukkan penyesalan. Bahkan, dia dengan tenang menirukan teriakan korban ketika dibunuh olehnya.

    Pengadilan kemudian menjatuhkan vonis 25 tahun penjara. Namun, serangkaian perilaku buruk dengan sesama napi membuat masa penahanannya diperpanjang.

  6. Morgan Leppert, 15 Tahun (2009)
    Leppert dan pacarnya, Toby Le Lowry (22), membunuh seorang kakek bernama James Stewart secara brutal di Florida.Stewart ditemukan dengan luka tusukan. Di hadapan penyidik, Leppert menuding pacarnya yang memintanya membunuh kakek 62 tahun itu.

    “Ya ampun, saya bahkan tidak sanggup menusuknya. Namun, dia terus mendesak saya melakukannya,” kata Leppert dalam sebuah rekaman.

    Leppert melemparkan semua kesalahan ke Lowry, yang juga bersaksi menentangnya agar terhindar dari hukuman mati.

    Namun, pada akhirnya, pasangan itu mengakui terpaksa membunuh Stewart untuk mencuri mobilnya.

  7. Jon Venables dan Robert Thompson, 10 Tahun (1993)
    Venables dan Thompson menjadi pembunuh termuda dalam sejarah Inggris ketika menghilangkan nyawa bocah bernama James Bulger.Keduanya menculik Bulger ketika berada di sebuah pusat perbelanjaan di Bootle, Merseyside, dan membawanya ke sebuah rel kereta api.

    Di sana, dia disiksa sebelum kemudian dibunuh dengan cara ditinggalkan di tengah rel sesaat sebelum sebuah kereta melintas.

    Setelah terbukti bersalah, keduanya diganjar vonis penjara hingga 15 tahun. Kasusnya menjadi perhatian dunia internasional, bahkan Pengadilan HAM Eropa.

    Keduanya bebas pada 2001, ketika berusia 18 tahun. Mereka menerima identitas baru untuk mencegah menjadi keluarga korban yang berniat membalas dendam.

 

 

 

Situs Poker – Cerita Para Pembunuh Belia

Postedby

MIKIRQQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *